RSU Putri Bidadari terus meningkatkan kualitas layanan medis digitalnya. Oleh karena itu, RSU Putri Bidadari berkolaborasi dengan Sistemkesehatan.id mengadakan pelatihan SIMRS pada 19 September 2026. Kegiatan ini terbagi menjadi dua sesi utama untuk menguatkan kapasitas tenaga medis di ruang pelayanan kritis serta ruang rawat inap. Selain itu, pelatihan ini bertujuan untuk memenuhi standar regulasi Kementerian Kesehatan RI, integrasi SATUSEHAT, dan sertifikasi ISO 27001:2022.
Sesi 1: Penguatan Modul Pelayanan Kritis (IGD, PONEK, dan ICU)
Tim peserta mengawali sesi pertama dengan mendalami operasional unit pelayanan darurat. Unit tersebut mencakup Instalasi Gawat Darurat (IGD), Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK), dan Intensive Care Unit (ICU). Selanjutnya, para tenaga kesehatan mempelajari cara mempercepat penanganan pasien darurat melalui fitur-fitur berikut:
- Triage Digital: Tenaga medis mencatat kondisi kegawatdaruratan secara langsung agar tindakan medis berjalan lebih cepat.
- Modul PONEK Terpadu: Sistem mengintegrasikan data medis ibu dan bayi sehingga tim medis dapat merespons kondisi darurat lebih cepat.
- Monitoring ICU: Petugas memantau kondisi vital pasien secara berkelanjutan melalui database utama.
Sesi 2: Optimalisasi Layanan Inpatient Bersama Perawat Rawat Inap

Pada sesi kedua, para perawat rawat inap mempelajari pengelolaan modul inpatient. Sesi ini mempermudah perawat dalam beralih dari pencatatan manual ke sistem digital yang praktis. Adapun materi pelatihan pada sesi ini meliputi:
- Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT): Perawat mengisi laporan operan shift dan perkembangan harian pasien secara terstruktur.
- Manajemen Rencana Keperawatan: Sistem membantu verifikasi jadwal obat sehingga tim medis dapat menghindari kesalahan tindakan.
- Kolaborasi Antar Unit: Perawat, dokter (DPJP), farmasi, serta laboratorium dapat saling berkomunikasi dengan lebih efisien.
Komitmen Terhadap Keamanan Data & Standar Nasional

Sistemkesehatan.id menjamin keamanan seluruh data medis pasien karena ekosistem sistem ini telah mengantongi sertifikasi ISO 27001:2022 serta terdaftar resmi di PSE Kominfo. Selain itu, sistem ini beroperasi sesuai dengan standar keandalan SATUSEHAT Kemenkes RI. Melalui pelatihan dua sesi ini, RSU Putri Bidadari berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang lebih aman, transparan, dan modern.
Perubahan Utama yang Dilakukan:
- Mengubah Kalimat Pasif ke Aktif: Kata seperti “dijamin”, “diawali”, “dipraktikkan” diubah menjadi bentuk aktif (“menjamin”, “mengawali”, “memperlajari”).
- Menambahkan Kata Transisi: Menambahkan kata seperti Oleh karena itu, Selain itu, Selanjutnya, Adapun, dan Pada sesi kedua.
- Memotong Kalimat Panjang: Memecah kalimat yang lebih dari 20 kata menjadi 2 kalimat pendek agar lebih mudah dibaca oleh pengunjung dan mesin pencari.
- Menghilangkan Kata Berulang: Memvariasikan kata awal di setiap paragraf agar tidak ada 3 kalimat berurutan dengan kata pertama yang sama.